Kajian Perencanaan Kegiatan Komersialisasi Aset (Non Farebox) Pada Stasiun Tigaraksa Kota Podomoro
Dublin Core
Title
Kajian Perencanaan Kegiatan Komersialisasi Aset (Non Farebox) Pada Stasiun Tigaraksa Kota Podomoro
Creator
FAIZ DIFA ABDULLAH
NIT: 2140331
NIT: 2140331
Type
Tugas Akhir
Abstract
Pembangunan Stasiun Tigaraksa Kota Podomoro berdasarkan perjanjian konsesi antar Pemerintah dengan Operator dengan masa konsesi selama 17 tahun. PT. KAI (Persero) sebagai Badan Usaha Penyelenggara Prasarana (BUPP) memiliki urgensi untuk mengembalikan nilai investasi di tahun yang telah ditentukan sesuai target melalui pemanfaatan aset dengan baik dalam hal ini persewaan ruang usaha yang tersedia di stasiun serta tanpa mengganggu biaya operasional. Dalam dokumen feasibility study Pembangunan Stasiun Tigaraksa Kota Podomoro telah disediakan ruang komersial untuk persewaan namun tidak direncanakan strategi pemasaran atau usulan jenis usaha yang baik untuk Stasiun Tigaraksa Kota Podomoro. Selain itu telah direncanakan target keterisian persewaan ruang atau retail area maksimal sebesar 95%. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi rencana penerapan komersialisasi aset yang ada dan dilakukan peningkatan terhadap perencanaannya dengan melakukan analisis penentuan jenis usaha yang diprioritaskan dan penentuan jenis kerja sama usaha di Stasiun Tigaraksa Kota Podomoro. Penelitian ini menggunakan metode Simple Additive Weightage (SAW) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan menggunakan metode analisis Multi Attributes Decision Making (MADM). Metode SAW merupakan metode SPK (Sistem Pengambil Keputusan) yang mencari perhitungan bobot dari setiap kriteria dan alternatif di semua atribut, sedangkan metode AHP metode pengambilan keputusan dengan menguraikan masalah multikriteria yang kompleks menjadi suatu hierarki. Metode SAW dan metode AHP pada penelitian ini digunakan untuk menentukan jenis usaha prioritas melalui perankingan dan menentukan jenis kerja sama usaha yang baik untuk nantinya dapat dijadikan usulan baru dalam perencanaan strategi pemasaran bisnis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis metode SAW untuk menentukan jenis usaha prioritas sebagai rencana strategi pemasaran bisnis berdasarkan persepsi narasumber diperoleh urutan prioritas jenis usaha yakni Convenient Store sebesar 1,396, lalu prioritas kedua Retail Bisnis Minuman sebesar 1,204, kemudian Retail Bisnis Makanan Ringan sebesar 0,937, dan prioritas terakhir Retail Bisnis Pantry Food sebesar 0,846. Sedangkan, hasil analisis menggunakan metode AHP dalam menentukan jenis kerja sama usaha dari perankingan kombinasi aplikasi expert choice yakni jenis kerja sama sewa menjadi prioritas dengan nilai 0,593, lalu jenis kerja sama revenue sharing sebesar 0,279 dan jenis kerja sama sistem angsuran sebesar 0,128.
Kata Kunci : Stasiun Tigaraksa Kota Podomoro, Penentuan Jenis Usaha, Penentuan Jenis Kerja Sama Usaha, Simple Additive Weightage, Analytical Hierarchy Process.
Kata Kunci : Stasiun Tigaraksa Kota Podomoro, Penentuan Jenis Usaha, Penentuan Jenis Kerja Sama Usaha, Simple Additive Weightage, Analytical Hierarchy Process.
Social Bookmarking
Document Viewer
Citation
FAIZ DIFA ABDULLAH
NIT: 2140331, “Kajian Perencanaan Kegiatan Komersialisasi Aset (Non Farebox) Pada Stasiun Tigaraksa Kota Podomoro,” Repository PPI Madiun, accessed July 23, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/975.
