Kajian Dampak Perubahan Jalur Tunggal Menjadi Jalur Ganda Lintas Surabaya – Malang Terhadap Grafik Perjalanan Kereta Api

Dublin Core

Title

Kajian Dampak Perubahan Jalur Tunggal Menjadi Jalur Ganda Lintas Surabaya – Malang Terhadap Grafik Perjalanan Kereta Api

Creator

MUHAMMAD RAFLY FIRMANSYAH
NIT : 2140211

Type

Tugas Akhir

Abstract

Lintas Surabaya-Malang merupakan jalur kereta api yang dilayani oleh jalur tunggal dengan panjang 88,391 kilometer. Kondisi lintas yang saat ini menggunakan single track menyebabkan terjadi banyaknya persilangan antar kereta api yang mengakibatkan keterlambatan karena harus bergantian jalur rel dengan kereta api lainnya. Penggunaan jalur tunggal ini menyebabkan 35 persilangan dan persusulan antar kereta yang mengakibatkan waktu tunggu persilangan hingga 17 menit. Selain itu, kapasitas lintas pada segmen SurabayaMalang cenderung mendekati kondisi jenuh dengan perjalanan mencapai 46 Ka/hari, sehingga menimbulkan risiko dan potensi terjadinya kecelakaan. Dengan adanya double track akan berpengaruh terhadap penurunan waktu tempuh, peningkatan kecepatan rata-rata, penurunan headway serta memberikan dampak terhadap pola operasi pada jalur tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh jalur ganda terhadap perjalanan kereta api yang ditinjau dari sisi operasi kereta api seperti waktu tempuh, kecepatan rata-rata, dan kapasitas lintas serta perubahan pada Grafik Perjalanan Kereta Api pada lintas Surabaya-Malang. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Grafik Perjalanan Kereta Api 2023 dan data waktu kedatangan dan keberangkatan kereta api pada lintas Surabaya-Malang. Analisis yang digunakan adalah analisis waktu tempuh perjalanan kereta api, kecepatan rata-rata, dan kapasitas lintas pada jalur tunggal serta jalur ganda. Pada analisis perubahan waktu tempuh perjalanan kereta api dilakukan dengan menghilangkan persilangan dan menambahkan waktu naik turun penumpang di setiap stasiun. Sedangkan pada analisis kapasitas lintas menggunakan rumus perhitungan kapasitas lintas dari Uned Supriadi. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dengan adanya rencana pembangunan jalur ganda dapat memberikan pengaruh terhadap penurunan waktu tempuh pada kereta api penumpang kelas eksekutif sebesar 5 menit, kereta api penumpang kelas ekonomi sebesar 12 menit, serta kereta api barang mengalami penurunan sebesar 8 menit. Selain itu, terjadi peningkatan kecepatan rata-rata pada kereta api penumpang kelas eksekutif sebesar 5% dan kereta api penumpang kelas ekonomi menjadi 24%, serta kereta api barang mengalami peningkatan sebesar 7% dari kondisi eksisting. Manfaat lain yang dihasilkan dengan adanya jalur ganda yaitu meningkatkan kapasitas lintas tiga kali lipat dari rerata 106 Ka/hari menjadi 330 Ka/ hari.

Kata Kunci: Grafik Perjalanan Kereta Api,Waktu tempuh, Kapasitas lintas, Jalur ganda, Pola operasi KA

Social Bookmarking

Document Viewer

Citation

MUHAMMAD RAFLY FIRMANSYAH NIT : 2140211 , “Kajian Dampak Perubahan Jalur Tunggal Menjadi Jalur Ganda Lintas Surabaya – Malang Terhadap Grafik Perjalanan Kereta Api,” Repository PPI Madiun, accessed July 22, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/965.