Kajian Kebutuhan Sarana Berdasarkan Permintaan Penumpang Pada Layanan Kereta Api Lokal Pandanwangi

Dublin Core

Title

Kajian Kebutuhan Sarana Berdasarkan Permintaan Penumpang Pada Layanan Kereta Api Lokal Pandanwangi

Creator

KRISTOFORUS FERDIO TEGAR JUNIOR
NIT: 2140171

Type

Tugas Akhir

Abstract

Moda transportasi kereta api menjadi andalan bagi masyarakat Indonesia, terutama layanan Kereta Api Lokal. Salah satunya pada KA lokal Pandanwangi di Daop 9 Jember. KA ini memainkan peran penting dalam mobilitas masyarakat. Jumlah penumpang Kereta Api Lokal ini selalu meningkat terutama setelah PPKM berakhir pada September 2021. Meningkatnya jumlah penumpang ini dipengaruhi oleh adanya pertumbuhan penduduk, serta kebutuhan untuk bekerja, berdagang, dan berwisata. Hal ini dibuktikan dengan load factor harian yang seringkali melebihi batas ketentuan. Namun, tingginya permintaan tersebut tidak dapat diikuti oleh kapasitas angkut yang memadai. Dikarenakan cadangan sarana K3 Split yang digunakan pada Kereta Api Lokal Pandanwangi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan sarana KA lokal Pandanwangi berdasarkan permintaan penumpang hingga tahun 2025, mengetahui karakteristik penumpang dan perjalanan, serta load factor harian, sebagai sumber informasi terkait dengan permintaan penumpang saat ini. Data primer diperoleh langsung dari lapangan melalui kuesioner yang disebarkan kepada penumpang KA lokal Pandanwangi, mencakup karakteristik penumpang dan perjalanan. Sampel yang didapatkan adalah sebanyak 400 orang menggunakan metode krejcie morgan. Data sekunder diantaranya adalah jumlah penumpang harian, Gapeka 2023, ketersediaan sarana K3 Split di Daop 9 Jember, dan spesifikasi sarana. Selanjutnya, dilakukan analisis data dengan metode deskriptif untuk mendiskripsikan karakteristik penumpang dan perjalanan, menghitung load factor harian dan disajikan dalam bentuk scatter plot untuk mengetahui hari di mana load factor mencapai posisi tinggi. Untuk mengetahui jumlah penumpang di masa yang akan datang dilakukan peramalan menggunakan metode Holt-Winters Exponential Smoothing. Selanjutnya berdasarkan hasil peramalan dilakukan perhitungan kebutuhan sarana. Hasil analisis dari karakteristik menunjukkan perbedaan antara weekend dan weekday. Pada weekend, mayoritas penumpang adalah laki-laki berusia 20-24 tahun dengan profesi wiraswasta, pendapatan 3,1 juta-4 juta, frekuensi menggunakan layanan 2 kali dalam seminggu dengan tujuan perjalanan adalah mudik atau berwisata. Sedangkan pada weekday, mayoritas penumpang adalah perempuan berusia 20-24 tahun, berprofesi sebagai mahasiswa atau pelajar pendapatan di bawah 1 juta, menggunakan kereta dua kali seminggu untuk kuliah atau bekerja. Untuk hasil analisis load factor, didapatkan Load factor harian rata-rata adalah 119%, load factor tinggi dominan terjadi pada saat weekend. Untuk hasil Peramalan menunjukkan total penumpang pada 2025 adalah 1.303.921 orang. Dibutuhkan penambahan sarana 2 K3 Split pada stamformasi KA lokal Pandanwangi berdasarkan peramalan, dengan cadangan K3 Split yang ada masih mencukupi hingga 2025.

Kata Kunci: KA Lokal Pandanwangi, Karakteristik Individu, Karakteristik Perjalanan, Load Factor, Holt Winters Exponential Smoothing, Sarana K3 Split.

Social Bookmarking

Document Viewer

Citation

KRISTOFORUS FERDIO TEGAR JUNIOR NIT: 2140171, “Kajian Kebutuhan Sarana Berdasarkan Permintaan Penumpang Pada Layanan Kereta Api Lokal Pandanwangi,” Repository PPI Madiun, accessed June 6, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/961.