PERENCANAAN DESAIN SALURAN DRAINASE PADA PROYEK PENINGKATAN JALUR KERETA API LINTAS SOLO - WONOGIRI
Dublin Core
Title
PERENCANAAN DESAIN SALURAN DRAINASE PADA PROYEK PENINGKATAN JALUR KERETA API LINTAS SOLO - WONOGIRI
Creator
WAHYU AJI SISWANTORO
NIT: 2110461
NIT: 2110461
Type
Tugas Akhir
Abstract
Pada proyek peningkatan jalur keretaapi lintas Solo - Wonogiri telah terjadi Permasalahan di lapangan tepatnya pada km 18+700 sd km 19+750 lintas Solo - Wonogiri, yaitu terdapat genangan pada badan jalan yang disebabkan karena curah hujan dan tidak adanya saluran drainase untuk mengalirkan debit air. Maka dari itu terjadi genangan air yang kemudian naik keatas dan menyebabkan badan jalan rel terendam genangan air, hal ini dapat menyebabkan terjadinya mud pumping dan gerusan pada badan jalan. Dengan permasalahan tersebut sehingga perlu direncanakan pembangunan drainase untuk lintas tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan adanya drainase terbuka untuk menampung aliran air yang datang dari wilayah sekitar serta dari air hujan yang datang. Dengan adanya perencanaan drainase baru ini diharapkan aliran air yang datang pada daerah tersebut tidak mengalami genangan dan banjir yang berdampak pada jalan rel lagi. Penelitian ini menggunakan metode digital elevation model (DEM) serta pengambilan data melalui badan informasi geospasial untuk mengetahui bagaimana elevasi yang ada di lintas serta penggunaan Archgis untuk mengetahui daerah aliran sungai terdekat dari lintas. Data curah hujan yang digunakan menggunakan 3 stasiun hujan yaitu stasiun hujan Bendung Colo, Serenan, dan Peren ARR. Debit rencana aliran air periode ulang 10 tahun yang dihasilkan oleh perhitungan curah hujan tersebut sebesar 0,5931 m3/det, kemudian dilakukan simulasi luas penampang dengan menggunakan software EPA SWMM 5.2. Setelah dilakukan simulasi luas penampang dengan menggunakan software EPA SWMM 5.2. kemudian dilakukan perencanaan biaya anggaran dari drainase baru sehingga didapatkan harga dari perhitungan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa dengan dimensi penampang bawah 80 cm dan tinggi 100 cm dengan kecepatan aliran sebesar 0,9910 m3/detik drainase precast berbentuk persegi membutuhkan biaya konstruksi sebesar Rp 1.483.940.717. Sedangkan drainase berbentuk trapesium dengan dimensi penampang bawah 70 cm, penampang atas 90 cm dan tinggi 90 cm dengan kecepatan aliran sebesar 0,9550 m3/det dengan rencana anggaran biaya yang dikeluarkan menggunakan metode pasangan batu kali sebesar Rp 840.550.519,8. dan menggunakan metode pengecoran sebesar Rp 1.068.118.580. Sehingga dari segi biaya pembangunan drainse yang lebih efisien adalah menggunakan metode pasangan batu kali. Dari hasil yang didapatkan bahwa perencanaan drainase yang baik digunakan untuk daerah tersebut adalah dengan bentuk persegi karena dilihat dari kecepatan aliran air yang mengalir lebih cepat dibandingkan bentuk trapesium, Akan tetapi jika dilihat dari segi biaya bentuk trapesium jauh lebih efisien daripada bentuk persegi karena membutuhkan biaya yang lebih murah.
Kata kunci: Perhitungan Debit Rencana, Luas Penampang, Drainase Berbentuk Trapesium, Drainase Berbentuk Persegi, Rencana Anggaran Biaya
Kata kunci: Perhitungan Debit Rencana, Luas Penampang, Drainase Berbentuk Trapesium, Drainase Berbentuk Persegi, Rencana Anggaran Biaya
Social Bookmarking
Document Viewer
Collection
Citation
WAHYU AJI SISWANTORO NIT: 2110461, “PERENCANAAN DESAIN SALURAN DRAINASE PADA PROYEK PENINGKATAN JALUR KERETA API LINTAS SOLO - WONOGIRI,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/922.
