Kajian Kebutuhan Jalur Pejalan Khaki Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Studi Kasus Stasiun Sudirman Baru - Karet)
Dublin Core
Title
Kajian Kebutuhan Jalur Pejalan Khaki Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Studi Kasus Stasiun Sudirman Baru - Karet)
Creator
AKHBAR WAHYU RAMADHAN
NIT: 2240521
NIT: 2240521
Type
Tugas Akhir
Abstract
Maraknya urbanisasi di Jakarta meningkatkan mobilitas harian dan memperburuk kemacetan, terutama karena keterbatasan transportasi massal yang nyaman dan memadai. Kereta Rel Listrik (KRL) menjadi moda andalan karena efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan, dengan Stasiun Sudirman Baru (BNI City) sebagai simpul penting yang melayani rute KRL Bandara dan Commuter Line. Di sisi lain, Stasiun Karet yang berjarak hanya 350–500 meter dari BNI City menghadapi rencana penutupan demi efisiensi perjalanan. Namun, belum tersedia jalur pejalan kaki yang aman dan nyaman untuk menghubungkan kedua stasiun. Kondisi trotoar yang buruk, kurangnya penerangan, dan potensi bahaya lalu lintas menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama pengguna rutin yang bergantung pada akses cepat menuju perkantoran dan halte TransJakarta. Situasi ini memperkuat urgensi akan solusi yang berkelanjutan berupa pengembangan jalur pejalan kaki terintegrasi, bukan sekadar menutup stasiun. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) yang berfokus pada kebutuhan pengguna dalam merancang aksesibilitas yang inklusif dan fungsional. Melalui pendekatan ini, kebutuhan pejalan kaki diidentifikasi, diterjemahkan menjadi respon teknis, dan diprioritaskan berdasarkan tingkat kepentingannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek teknis yang paling diprioritaskan adalah jalur pejalan kaki yang tidak terputus, penerangan 200 lux, lebar jalur 1,5–2 meter, bebas hambatan, terintegrasi dengan moda transit lain, dilengkapi CCTV, papan penunjuk arah bilingual, fasilitas disabilitas, peneduh, serta ruang aktivitas sosial seperti tenant UMKM. Penelitian ini diharapkan mendukung integrasi antarmoda di pusat kota sekaligus menciptakan sistem transportasi publik yang lebih efisien, aman, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna.
Kata Kunci: Quality Function Deployment, Pedestrian, Aksesibilitas, Desain, Stasiun.
Kata Kunci: Quality Function Deployment, Pedestrian, Aksesibilitas, Desain, Stasiun.
Social Bookmarking
Document Viewer
Citation
AKHBAR WAHYU RAMADHAN
NIT: 2240521, “Kajian Kebutuhan Jalur Pejalan Khaki Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Studi Kasus Stasiun Sudirman Baru - Karet),” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/1295.
