EVALUASI SISA MATERIAL KONSTRUKSI PROYEK PEMBANGUNAN JALUR KA ELEVATED SOLO BALAPAN–KADIPIRO

Dublin Core

Title

EVALUASI SISA MATERIAL KONSTRUKSI PROYEK PEMBANGUNAN JALUR KA ELEVATED SOLO BALAPAN–KADIPIRO

Creator

NI’MAH IZATI ATIKO PUTRI
NIT: 2110342

Type

Tugas Akhir

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber penyebab, kuantitas, serta menyusun solusi dan tindakan pencegahan terkait penanganan dan evaluasi sisa material pada proyek Pembangunan Jalur KA Elevated Solo Balapan-Kadipiro. Penelitian ini menggunakan Metode Fishbone Diagram sebagai metode identifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya sisa material. Dan Waste Hierarchy untuk mengetahui proses pengelolaan sisa material oleh pihak kontraktor. Langkah awal dalam penelitian ini adalah melakukan observasi lapangan untuk menentukan jenis material yang memiliki sisa. Selanjutnya dilakukan penghitungan volume pembelian termasuk volume terpasang berdasarkan shop drawing, kartu stock gudang, dan laporan mingguan proyek, serta dilakukan perhitungan biaya sisa material dari material terkait. Untuk menentukan jenis material dengan kuantitas sisa paling dominan dilakukan analisis menggunakan diagram batang. Kemudian untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya sisa material digunakan analisis Fishbone Diagram. Langkah terakhir untuk mengetahui proses pengelolaan sisa material digunakan analisis Waste Hierarchy. Hasil dari penelitian ini yaitu jenis material yang memiliki sisa yaitu spun pile, cover plat ballast stopper, wiremesh, sistem penambat bantalan beton, serta pipa pvc. Dengan kuantitas volume masing-masing material yaitu spun pile 1306,5 m; cover plat ballast stopper 86 buah, wiremesh 4 lembar, sistem penambat bantalan beton yang terdiri atas 160 e-clip, 160 insulator, dan 80 rail pad, serta pipa pvc yang terdiri atas diameter 6” 7 batang dan diameter 8” 13 batang. Biaya sisa material dengan kuantitas paling dominan yaitu spun pile mencapai Rp1.242.481.500,00. Berdasarkan analisis menggunakan Fishbone Diagram, sisa material konstruksi dari Proyek Pembangunan Jalur KA Elevated Solo Balapan- Kadipiro di Km. 104+900 s.d Km. 106+900 masuk ke dalam kategori direct waste. Dan penyebab utama timbulnya sisa material pada spun pile, pipa pvc, serta wiremesh yaitu karena kondisi sisa pemotongan yang kurang baik sehingga tidak bisa dimanfaatkan kembali. Pada sistem penambat bantalan beton, penyebab utama timbulnya sisa material yaitu karena pesanan tidak dapat dilakukan dalam jumlah sedikit. Sedangkan pada cover plat ballast stopper, penyebab utama timbulnya sisa material yaitu karena hasil fabrikasi yang tidak memenuhi spesifikasi dari tim quality control. Berdasarkan analisis menggunakan Waste Hierarchy, seluruh sisa material dapat digunakan kembali (reuse) baik untuk pekerjaan terkait maupun untuk pekerjaan lainnya. Untuk daur ulang tidak semua sisa material dapat didaur ulang, hanya sisa material dari pipa pvc, menjadi pot atau hiasan rumah lainnya. Untuk disposal atau pembuangan umumnya dapat dilakukan pada sisa material yang sudah tidak dapat di reuse dan recycle.

Kata kunci: sisa material konstruksi, proyek konstruksi, kereta api, fishbone diagram, waste hierarchy.

Social Bookmarking

Document Viewer

Citation

NI’MAH IZATI ATIKO PUTRI NIT: 2110342, “EVALUASI SISA MATERIAL KONSTRUKSI PROYEK PEMBANGUNAN JALUR KA ELEVATED SOLO BALAPAN–KADIPIRO,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/910.