EVALUASI KOMPONEN DAN GEOMETRI PADA LENGKUNG ANTARA STASIUN PURWOSARI-SOLO KOTA

Dublin Core

Title

EVALUASI KOMPONEN DAN GEOMETRI PADA LENGKUNG ANTARA STASIUN PURWOSARI-SOLO KOTA

Creator

INEZ SANDYA ESTISANI
NIT : 2110162

Type

Tugas Akhir

Abstract

Pada jalur antara Stasiun Purwosari-Solo Kota terdapat empat lengkung yang memiliki radius berbeda-beda. Salah satunya yaitu Lengkung 125 T yang terletak pada KM 5+346 – KM 5+502. Lengkung tersebut memiliki radius yang kecil yaitu 140 meter sehingga termasuk dalam lengkung ekstrem. Pada lengkung tersebut, terdapat ketidaksesuaian ruang bebas karena terdapat bangunan di sekitar jalur kereta api. Evaluasi komponen digunakan untuk mengetahui kondisi komponen apakah terdapat kerusakan atau kekurangan komponen jalan rel pada lengkung. Evaluasi geometri digunakan untuk mengetahui kesesuaian kondisi geometri lengkung dengan data register lengkung. Mengidentifikasi kegiatan perawatan yang dapat dilakukan pada lengkung 125 T. Menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan pada pekerjaan perawatan lengkung 125 T. Metode yang digunakan dalam pemeriksaan lengkung yaitu pengukuran dan pengamatan langsung di lapangan. Data yang telah didapatkan, selanjutnya diolah untuk disesuaikan dengan data register lengkung. Jika terdapat ketidaksesuaian hasil pemeriksaan dengan register, maka selanjutnya menentukan kebutuhan perawatan pada lengkung tersebut. Tahap terakhir yaitu menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan untuk kegiatan perawatan pada lengkung 125 T. Pada lengkung 125 T terdapat kerusakan pada komponen maupun geometri. Kerusakan geometri yang terjadi adalah ketidaksesuaian anak panah, peninggian, serta pelebaran dengan data register lengkung. Untuk memperbaiki kondisi geometri anak panah dan pelebaran, maka dilaksanakan pekerjaan listringan atau geseran. Untuk memperbaiki kondisi geometri peninggian pada lengkung, dapat dilakukan dengan kegiatan angkatan. Kerusakan komponen yang terdapat pada lengkung 125 T yaitu terjadinya rel defect, rel cacat, hilangnya komponen penambat (eclip), serta kurangnya balas. Kegiatan perawatan yang dapat dilakukan pada kerusakan komponen yaitu pengelasan pada rel defect, penggantian rel cacat, pemasangan komponen penambat berupa e-clip pada penambat yang hilang, serta penambahan balas. Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan untuk kegiatan perbaikan lengkung yaitu Rp. 459.160.870,00.

Kata kunci : Komponen, geometri lengkung, perawatan, anggaran biaya perawatan

Social Bookmarking

Document Viewer

Citation

INEZ SANDYA ESTISANI NIT : 2110162, “EVALUASI KOMPONEN DAN GEOMETRI PADA LENGKUNG ANTARA STASIUN PURWOSARI-SOLO KOTA,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/895.