KAJIAN RISIKO KESELAMATAN KERJA PADA KEGIATAN LANGSIR KERETA API DENGAN METODE HIRADC (STUDI KASUS STASIUN KERTOSONO)
Dublin Core
Title
KAJIAN RISIKO KESELAMATAN KERJA PADA KEGIATAN LANGSIR KERETA API DENGAN METODE HIRADC (STUDI KASUS STASIUN KERTOSONO)
Creator
BASKORO ADHI KUSUMA
NIT : 20194006
NIT : 20194006
Abstract
Stasiun kertosono (KTS) adalah stasiun transit untuk kereta api dengan tujuan Surabaya, Malang, dan Madiun yang berada di Nganjuk, Jawa Timur. Salah satu fasilitas yang disediakan adalah jembatan putar lokomotif. Jembatan putar lokomotif digunakan untuk kegiatan langsir putar lokomotif berkabin tunggal dari posisi ujung panjang menjadi posisi ujung pendek. Dengan dilakukannya kegiatan langsir putar lokomotif, masinis dapat mengoperasikan kereta api dengan sudut pandang luas untuk membaca sinyal, tanda dan marka tanpa terhalang badan lokomotif. Tetapi terdapat potensi bahaya yang menggagu kegiatan operasional kereta api serta merugikan dari penggunaan alat ini seperti tumburan antara lokomotif karena gerakan langsir melewati jalur yang sama. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi bahaya dan risiko yang ada pada kegiatan langsir putar lokomotif sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja di masa depan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas kegaiatan langsir putar lokomotf di Stasiun dan Pusat Urusan Sarana (PUS) Kertosono. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah snowball sampling untuk menentukan key informant yaitu petugas pengatur perjalanan kereta api (PPKA). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara, metode yang digunakan untuk analisa ialah hazards identification, risk assessment, dan determining Control (HIRADC). Metode HIRADC digunakan untuk menilai semua potensi bahaya dan risiko guna mendapatkan nilai tingkat risiko dalam menentukan pengendalian risiko. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode HIRADC terdapat 13 potensi bahaya dan risiko dengan klasifikasi risiko: 12 risiko tinggi dan 1 risiko sedang. Dari hasil penilaian risiko tersebut maka akan dilakukan usulan pengendalian sesuai hirarki pengendalian risiko yaitu dengan cara substitusi, rekayasa teknik, administrasi, dan alat pelindung diri (APD).
Kata kunci: Potensi bahaya, Risiko, Keselamatan kerja, Kegiatan Langsir, HIRADC
Kata kunci: Potensi bahaya, Risiko, Keselamatan kerja, Kegiatan Langsir, HIRADC
Social Bookmarking
Citation
BASKORO ADHI KUSUMA NIT : 20194006, “KAJIAN RISIKO KESELAMATAN KERJA PADA KEGIATAN LANGSIR KERETA API DENGAN METODE HIRADC (STUDI KASUS STASIUN KERTOSONO),” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/627.
