Pengaruh Variasi Temperatur Reforming Pada Kekuatan Bending Dan Kekerasan Baja Sm490 Underframe

Dublin Core

Title

Pengaruh Variasi Temperatur Reforming Pada Kekuatan Bending Dan Kekerasan Baja Sm490 Underframe

Creator

DIO GALIH FRAN E.E
NIT: 2230061

Type

Tugas Akhir

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur reforming terhadap sifat mekanik baja SM490, khususnya kekuatan bending dan kekerasan. Baja SM490 merupakan baja struktural berkekuatan tarik menengah yang digunakan pada komponen underframe kereta api. Dalam proses manufakturnya, reforming menjadi penting untuk mengatasi distorsi akibat pengelasan tanpa mengubah sifat mekanik material secara signifikan. Penelitian ini dilakukan melalui perlakuan panas (hardening) pada suhu 900°C dengan holding time 30 menit, kemudian dilakukan tempering pada tiga variasi suhu yaitu 750°C, 800°C, dan 850°C, dilanjutkan dengan pendinginan menggunakan air. Pengujian dilakukan terhadap sifat kekerasan dengan metode Rockwell (skala B) dan kekuatan bending dengan metode three-point bending mengacu pada standar ASTM. Hasil yang diperoleh dianalisis secara komparatif untuk menentukan temperatur reforming optimal yang berguna untuk menghilangkan distorsi dari proses pengelesan serta mempertahankan atau memperkuat kekuatan dan kekerasan material. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penentuan standar perlakuan panas untuk baja SM490 pada aplikasi industri perkeretaapian.


Kata Kunci: Baja SM490, reforming, temperatur, kekerasan, bending, perlakuan panas.

Social Bookmarking

Document Viewer

Citation

DIO GALIH FRAN E.E NIT: 2230061 , “Pengaruh Variasi Temperatur Reforming Pada Kekuatan Bending Dan Kekerasan Baja Sm490 Underframe,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/1380.