Pengaruh Penggunaan Rail Damper Dan Silent Ballast Terhadap Kebisingan
Dublin Core
Title
Pengaruh Penggunaan Rail Damper Dan Silent Ballast Terhadap Kebisingan
Creator
ALVITO MALIK
NIT : 2210281
NIT : 2210281
Type
Tugas Akhir
Abstract
Perkembangan transportasi perkotaan mendorong perlunya sistem yang efisien dan ramah lingkungan, salah satunya melalui operasional MRT Jakarta. Namun, kebisingan yang dihasilkan dari interaksi roda dan rel menjadi salah satu isu teknis yang perlu dikendalikan. Kebisingan menurut Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996 adalah bunyi yang melebihi nilai ambang batas dari usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan peredam kebisingan berupa rail damper dan silent ballast terhadap tingkat kebisingan di dalam kabin kereta MRT. Metode yang digunakan meliputi pengukuran kebisingan menggunakan sound level meter, serta analisis statistik menggunakan uji mannwhitney, karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rail damper yang diterapkan pada jalur Bendungan Hilir–Setiabudi mampu menurunkan kebisingan di titik tertinggi sebesar ±8,7 dB dan kebisingan rata rata sebesar ±4 dB, dengan nilai signifikansi dari 3 sampel uji mann whitney menunjukan bahwa nilai p-value < 0,010, yang berarti terdapat pengaruh signifikan. Pada jalur Senayan–Istora, penggunaan silent ballast menunjukkan penurunan di titik tertinggi kebisingan sebesar ±5,1 dB dan kebisingan rata-rata sebesar ±3,1 dB, dengan nilai signifikan 2 dari 3 sampel uji mann whitney menunjukan nilai p-value > 0,010, sementara di jalur Lebak Bulus–Fatmawati penurunan di titik kebisingan tertinggi sebesar ±4,5 dB dan kebisingan rata-rata sebesar ±1,9 dB yang dinyatakan tidak signifikan karena 3 sampel uji mann whitney menunjukan bahwa nilai p-value > 0,010. Dapat disimpulkan bahwa rail damper lebih efektif dibandingkan silent ballast dalam menurunkan kebisingan. Oleh karena itu, disarankan agar penerapan rail damper diperluas ke lokasi lain, khususnya di area yang tingkat kebisingannya tinggi dan pada konstruksi fase 2 demi kenyamanan lebih bagi para penumpang.
Kata kunci : kebisingan, rail damper, silent ballast, signifikan
Kata kunci : kebisingan, rail damper, silent ballast, signifikan
Social Bookmarking
Document Viewer
Collection
Citation
ALVITO MALIK
NIT : 2210281 , “Pengaruh Penggunaan Rail Damper Dan Silent Ballast Terhadap Kebisingan,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/1305.
