Analisis Fasilitas Transfer Antarmoda Stasiun Surabaya Pasar Turi Dengan Metode Modal Interaction Matrix Dan Trip Segment Analysis
Dublin Core
Title
Analisis Fasilitas Transfer Antarmoda Stasiun Surabaya Pasar Turi Dengan Metode Modal Interaction Matrix Dan Trip Segment Analysis
Creator
NATASYA PUTRI RIYADI
2240332
2240332
Type
Tugas Akhir
Abstract
Stasiun Yogyakarta merupakan salah satu stasiun utama di Kota Yogyakarta yang melayani berbagai perjalanan kereta api, termasuk Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Layanan KA Bandara ini menjadi salah satu transportasi andalan masyarakat dan wisatawan untuk menuju Bandara YIA karena menawarkan kenyamanan, kecepatan, serta akses yang praktis. Namun, fasilitas pelayanan ruang tunggu KA Bandara di Stasiun Yogyakarta masih menghadapi permasalahan yang mempengaruhi kualitas pelayanan, seperti kerusakan pada vending machine, keterbatasan kursi di ruang tunggu, dan gangguan pada sistem pemesanan tiket daring. Selain itu, beberapa fasilitas lainnya dinilai belum sepenuhnya memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian fasilitas ruang tunggu KA Bandara di Stasiun Yogyakarta berdasarkan SPM dan melakukan perangkingan prioritas perbaikan fasilitas menggunakan metode PROMETHEE, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada 100 responden penumpang KA Bandara, serta wawancara dengan pihak PT.Railink . Instrumen penelitian menggunakan skala Likert dengan 4 tingkat penilaian dan telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan metode PROMETHEE untuk menentukan prioritas perbaikan fasilitas secara objektif berdasarkan persepsi dan preferensi penumpang. Variabel penelitian mengacu pada indikator pelayanan yang tertuang dalam SPM, meliputi aspek keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kemudahan, dan kesetaraan pelayanan di stasiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa fasilitas ruang tunggu KA Bandara di Stasiun Yogyakarta masih belum memenuhi SPM. Berdasarkan analisis metode PROMETHEE, fasilitas yang paling membutuhkan prioritas perbaikan adalah informasi gangguan keamanan. Fasilitas lainnya yang juga perlu segera diperbaiki adalah layanan penjualan tiket, informasi kedatangan kereta api, fasilitas ruang tunggu, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Rekomendasi perbaikan yang diusulkan meliputi penambahan dan pemerataan penyediaan informasi gangguan keamanan, perbaikan vending machine serta sistem tiket online, penambahan fasilitas ruang tunggu, penyediaan penitipan barang, fasilitas charger point, dan peningkatan fasilitas aksesibilitas. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi PT Railink dan instansi terkait lainnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan ruang tunggu KA Bandara secara menyeluruh.
Kata kunci : Standar Pelayanan Minimum, Stasiun KA Bandara, PROMETHEE
Kata kunci : Standar Pelayanan Minimum, Stasiun KA Bandara, PROMETHEE
Social Bookmarking
Document Viewer
Citation
NATASYA PUTRI RIYADI
2240332, “Analisis Fasilitas Transfer Antarmoda Stasiun Surabaya Pasar Turi Dengan Metode Modal Interaction Matrix Dan Trip Segment Analysis,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/1287.
