Analisis Tingkat Kebisingan Kereta Api Pada Permukiman Kota Surabaya (Studi Kasus Jalur Ganda Antara Stasiun Kandangan – Benowo)
Dublin Core
Title
Analisis Tingkat Kebisingan Kereta Api Pada Permukiman Kota Surabaya (Studi Kasus Jalur Ganda Antara Stasiun Kandangan – Benowo)
Creator
Rollysa Melaniasari
Type
Artikel Mahasiswa
Abstract
Penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai kebisingan di permukiman sekitar jalur kereta api antara Stasiun Kandangan – Stasiun Benowo lalu membandingkan nilai kebisingan dengan baku mutu kebisingan yang tercantum dalam KepMen LH No. 48/MENLH/11/1996 dan PermenKes Nomor 718/MENKES/PER/XI/1987 serta memberikan solusi perencanaan pengendalian tingkat kebisingan dengan Metode Maekawa. Maekawa yang digunakan bertujuan untuk memperoleh ketinggian barrier yang diperlukan dengan nilai total atenuasi yang berkurang dari penempatan barrier. Hasil dari penelitian yang dilakukan berdasarkan pengukuran objektif di lapangan, diperoleh nilai rata-rata dari tingkat kebisingan siang-malam Lsm sebesar 83,77 dBA dengan standar peraturan sebesar 55 dBA. Dengan tingkat kebisingan tersebut maka pada perancangan penghalang ini memilih material cinder concrete (beton). Melalui metode Maekawa tingkat kebisingan akan turun menjadi 59,31 dBA dengan (barrier) setinggi 4 meter. Berdasarkan analisis penelitian ini diperoleh Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp. 315.873.856,00.
Kata Kunci: Kebisingan, Penghalang Kebisingan, Metode Maekawa, Atenuasi
Kata Kunci: Kebisingan, Penghalang Kebisingan, Metode Maekawa, Atenuasi
Social Bookmarking
Document Viewer
Collection
Citation
Rollysa Melaniasari, “Analisis Tingkat Kebisingan Kereta Api Pada Permukiman Kota Surabaya (Studi Kasus Jalur Ganda Antara Stasiun Kandangan – Benowo),” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/1185.
