OPTIMALISASI PENJADWALAN DENGAN METODE PDM DAN PERT PADA PROYEK PENINGKATAN JALUR KERETA API LINTAS SURABAYA – BANYUWANGI SEGMEN JEMBER – KALISAT
Dublin Core
Title
OPTIMALISASI PENJADWALAN DENGAN METODE PDM DAN PERT PADA PROYEK PENINGKATAN JALUR KERETA API LINTAS SURABAYA – BANYUWANGI SEGMEN JEMBER – KALISAT
Creator
MUHAMMAD AIRELL LAZZARANSYAH
NIT : 2110281
NIT : 2110281
Type
Tugas Akhir
Abstract
Proyek pada umumnya memiliki batas waktu (deadline), artinya proyek harus diselesaikan sebelum atau tepat pada waktu yang telah ditentukan. Proyek Peningkatan Jalur Kereta Api Lintas Surabaya – Banyuwangi Segmen Jember – Kalisat memiliki sisa durasi pada pekerjaan track 224 hari sesuai dengan kontrak. Namun pada kenyataannya proyek tersebut mengalami keterlambatan proyek karena rel yang terlambat datang. Sehingga pelaksanaannya tidak sesuai dengan time schedule. Agar tidak terjadi keterlambatan harus ada manajemen konstruksi sebagai pengendali proyek dengan menggunakan metode PDM dan PERT. Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan sisa durasi waktu yang ada dengan membuat hubungan keterkaitan antar pekerjaan, lalu melakukan perhitungan maju dan mundur pada untuk mencari total float sehingga diketahui kegiatan apa saja yang termasuk kegiatan jalur kritis atau kegiatan yang tidak boleh ditunda pada jaringan kerja PDM. Dari jalur kritis metode PDM digunakan untuk mencari probabilitas metode PERT dengan menentukan kurun waktu yang diharapkan terlebih dahulu, dilanjutkan dengan menghitung standar deviasi suatu pekerjaan dengan metode PERT. Setelah itu dilakukan penjadwalan ulang pada sisa durasi waktu yang ada agar pekerjaan track selesai tepat waktu dengan bobot 100 %. Pada identifikasi jalur kritis PDM dengan durasi 224 hari kegiatan yang termasuk jalur kritis yaitu Pengadaan Balas dan Kricak, Peningkatan Track Eksisting, Pengelasan Rel 54 dengan Aluminothermit termasuk Bahan, dan Angkat Lestring Rel dengan MTT dan PBR. Menggunakan metode PERT diperoleh hasil nilai standar deviasi sebesar 3,68 dan nilai probabilitasnya sebesar 0,27 pada tabel distribusi normal z yang artinya peluang mencapai target waktu 224 hari yaitu 0,6064 atau sebesar 60,64 %. Penjadwalan ulang kurva s pada sisa durasi waktu minggu ke 25 s.d 56 atau 224 hari mencapai bobot target yaitu sebesar 100 %. Dengan total harga pekerjaan track sebesar Rp. 34.466.938.814,40
Kata kunci : Optimalisasi,Penjadwalan, Jalur kritis, PDM, PERT
Kata kunci : Optimalisasi,Penjadwalan, Jalur kritis, PDM, PERT
Social Bookmarking
Document Viewer
Collection
Citation
MUHAMMAD AIRELL LAZZARANSYAH NIT : 2110281, “OPTIMALISASI PENJADWALAN DENGAN METODE PDM DAN PERT PADA PROYEK PENINGKATAN JALUR KERETA API LINTAS SURABAYA – BANYUWANGI SEGMEN JEMBER – KALISAT,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/905.
