ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN BIAYA ALAT BERAT PEKERJAAN PEMANCANGAN MINIPILE PROYEK PENINGKATAN JALUR KA LINTAS SOLO-WONOGIRI

Dublin Core

Title

ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN BIAYA ALAT BERAT PEKERJAAN PEMANCANGAN MINIPILE PROYEK PENINGKATAN JALUR KA LINTAS SOLO-WONOGIRI

Creator

DINTA ROSITA ALI
NIT : 2110092

Type

Tugas Akhir

Abstract

Pelaksanaan pekerjaan proyek diharapkan berjalan dengan waktu yang efisien, sehingga proyek selesai tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya. Namun dalam perjalanan sebuah proyek, sering kali dihadapkan dengan sebuah kendala di lapangan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal dimana pada lokasi pemancangan Km.18+700 -Km.19.200 proyek peningkatan jalur KA lintas Solo-Wonogiri sering terjadi banjir sehingga menyebabkan pekerjaan lebih sukar. Tujuan penulisan tugas akhir ini yaitu menghitung nilai produktivitas, waktu kerja, estimasi biaya dan membandingkan alat berat yang digunakan pada pekerjaan pemancangan minipile Km. 18+700 -Km.19+300 proyek peningkatan jalur KA lintas Solo-Wonogiri sehingga dapat menjadi sumber refrensi kontraktor maupun BTP Kelas 1 Semarang dalam pemilihan alat berat terutama untuk pekerjaan pemancangan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dengan menggunakan data primer berupa perhitungan waktu siklus alat berat dan data sekunder dari kontraktor berupa data lokasi, kurva s dan shopdrawing. Data yang sudah didapatkan selanjutnya digunakan dalam perhitungan produktivitas alat berat, waktu kerja dan estimasi biaya menggunakan rumus persamaan yang sudah ditetapkan. Hasil perhitungan tersebut dijadikan acuan dalam menganalisa perbandingan alat berat yang digunakan pada pekerjaan pemancangan minipile proyek peningkatan jalur KA lintas Solo-Wonogiri. Pada pekerjaan pemancangan minipile Proyek Peningkatan Jalur KA Lintas Solo- Wonogiri terdapat pekerjaan galian dan pemancangan. Untuk pekerjaan galian menggunakan excavator Komatsu PC 56 memiliki produktivitas 240,7 m³/hari dengan harga satuan penggunaan alat Rp. 237.924,00 per jam dan excavator Komatsu PC 75UU-3 memiliki produktivitas 399,8 m³/hari dengan harga satuan Rp. 302.319,00 per jam. Produktivitas Excavator Komatsu PC 75UU-3 39,79% lebih tinggi daripada Excavator Komatsu PC 56-7. Pekerjaan pemancangan menggunakan alat drophammer tripod dan drophammer excavator. Drophammer tripod memiliki produktivitas sebesar 55,18 m’/hari sedangkan drophammer excavator 41,81 m’/hari. Drophammer tripod memiliki produktivitas 24,18% lebih tinggi dibandingkan drophammer excavator. Drophammer tripod membutuhkan waktu 65 hari untuk menyelesaikan pekerjaan pemancangan dengan volume 3.572,00 m’ sedangkan drophammer excavator membutuhkan waktu 25 hari untuk menyelesaikan pekerjaan pemancangan dengan volume 1.007,50 m’. Hasil perhitungan waktu kerja menunjukkan drophammer tripod 23,7 % lebih cepat dibandingkan drophammer excavator. Biaya operasi drophammer tripod dalam sebesar Rp.180.615,00 dengan estimasi biaya penyelesaian sesuai dengan volume yang ditetapkan sebesar 645.157.000,00. Sedangkan biaya operasi drophammer excavator sebesar Rp. 381.205,00 per jam dengan estimasi biaya penyelesaian pekerjaan sesuai volume yang sudah ditetapkan sebesar Rp. 384.064.000,00. Dalam perhitungan perbandingan selisih menunjukan penggunaan drophammer tripod 52,6 % lebih murah dibandingkan pemancangan dengan drophammer excavator. Hasil perhitungan memberikan perbedaan yang cukup signifikan akibat kondisi dilapangan. Drophammer excavator memerlukan lebih banyak alat bantu dibanding drophammer tripod yang lebih sederhana.

Kata kunci: pemancangan, alat berat, excavator, drop hammer, produktivitas, biaya

Social Bookmarking

Document Viewer

Citation

DINTA ROSITA ALI NIT : 2110092, “ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN BIAYA ALAT BERAT PEKERJAAN PEMANCANGAN MINIPILE PROYEK PENINGKATAN JALUR KA LINTAS SOLO-WONOGIRI,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/888.