PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN DAN NOSE RADIUS PAHAT INSERT W-SERIES PADA PROSES PEMBUBUTAN WET PROCESS MATERIAL ALUMINIUM 6061

Dublin Core

Title

PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN DAN NOSE RADIUS PAHAT INSERT W-SERIES PADA PROSES PEMBUBUTAN WET PROCESS MATERIAL ALUMINIUM 6061

Creator

MUHAMMAD YUSA PRATOMO
NIT : 20183041

Abstract

Proses pembubutan merupakan suatu proses permesinan untuk mendapatkan bagian mesin bentuk silindris dan menghasilkan tingkat kekasaran permukaan. Pembuatan komponen cylinder liner banyak menggunakan material aluminium 6061. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kekasaran permukaan pada pembubutan dengan berbagai variasi parameter pemotongannya. Pada penelitian ini menggunakan 2 jenis pahat insert w-series nose radius 0,4 dan 0,8. Proses pembubutan menggunakan berbagai variasi pemotongan. Menggunakan parameter pemotongan antara lain kecepatan potong (440 rpm, 720 rpm, 1050 rpm), kedalaman potong (1 mm, 2 mm, 3 mm), dan kecepatan pemakanan (1 mm/menit, 2 mm/menit, 3 mm/menit). Setelah melakukan pembubutan material akan dilakukan pengujian kekasaran dengan menggunakan alat Surfcorder SE1200. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen, lalu membandingkan nilai kekasaran permukaan dari hasil pengujian kekasaran. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu nilai optimum pada parameter pemotongan akan memiliki nilai kekasaran yang rendah dengan kecepatan potong 1050 rpm, kedalaman potong 2 mm dan kecepatan pemakanan 1 mm/menit. Penggunaan pahat insert w-series yang menciptakan nilai kekasaran terendah yaitu menggunakan pahat insert w-series nose radius 0,8.

Kata kunci: parameter pemotongan, alat uji kekasaran, nose radius.

Social Bookmarking

Citation

MUHAMMAD YUSA PRATOMO NIT : 20183041, “PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN DAN NOSE RADIUS PAHAT INSERT W-SERIES PADA PROSES PEMBUBUTAN WET PROCESS MATERIAL ALUMINIUM 6061,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/267.