Pengaruh Tekanan Udara Terhadap Gangguan Pintu Penumpang LRT Jabodebek

Dublin Core

Title

Pengaruh Tekanan Udara Terhadap Gangguan Pintu Penumpang LRT Jabodebek

Creator

Reynaldi Purwantara Firdaus, Dadang Sanjaya Atmaja, Ajeng Tyas Damayanti

Type

Artikel Mahasiswa

Abstract

Pada bulan April 2024 LRT Jabodebek memberlakukan operasi sebanyak 20 trainset perhari karena semakin banyaknya trainset yang beroperasi pada lintas maka semakin besar persentase gangguan yang muncul. Namun tidak sedikit muncul temuan gangguan pada pintu setiap harinya. Melalui penelitian ini, diharapkan penelitian untuk mengetahui pengaruh tekanan udara terhadap frekuensi gangguan pintu menggunakan metode uji regresi linear sederhana dan mengetahui faktor penyebab gangguan pintu dengan menggunakan metode 5 whys analysis. Gangguan proses door operating system diakibatkan oleh beberapa faktor seperti kecepatan buka tutup pintu 22,2%, kebocoran udara sebesar 13,8 %, rubber air seal terlepas sebesar 6,9%, indikasi ARS sebesar 6,9%, indikasi No GI sebesar 34,7% dan pintu macet sebesar 15,2%. Dampak dari kegagalan buka tutup pintu berupa “fault” yang terekam TCMS seperti TCMS-Communication fault pada layar HMI. Dari keempat dampak yang ditimbulkan akibat gagalnya proses door operating system ini didasari oleh perawatan pintu yang kurang efektif seperti suplai tekanan udara yang tidak sama antar kereta. Spesifikasi tekanan udara door engine LRT Jabodebek yakni 5 bar ± 2 bar, hingga tidak konstan tekanan antar pintu akibat dari salah satu pintu yang tekanan udara melebihi standar atau mengalami kebocoran sistem pneumatik.

Kata kunci: Variasi tekanan udara, Regresi linier sederhana, Gangguan pintu, Barometer

Social Bookmarking

Document Viewer

Citation

Reynaldi Purwantara Firdaus, Dadang Sanjaya Atmaja, Ajeng Tyas Damayanti, “Pengaruh Tekanan Udara Terhadap Gangguan Pintu Penumpang LRT Jabodebek,” Repository PPI Madiun, accessed June 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/1236.