Kajian Pola Operasi Kereta Api MRT Jakarta Fase 2A (Stasiun Lebak Bulus – Stasiun Jakarta Kota)

Dublin Core

Title

Kajian Pola Operasi Kereta Api MRT Jakarta Fase 2A (Stasiun Lebak Bulus – Stasiun Jakarta Kota)

Creator

Athallah Arya Atmaja, Endas Setyo Darmawan, Hendriani Curtinawati

Type

Artikel Mahasiswa

Abstract

MRT Jakarta merupakan moda transportasi kereta api perkotaan yang beroperasi di wilayah Jakarta dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berpindah tempat dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Bundaran HI. Untuk memperluas jaringan, PT MRT Jakarta akan membangun fase 2A yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI dengan Stasiun Kota, sehingga total panjang lintasan menjadi 20,7 km. Dengan adanya perpanjangan lintasan MRT Jakarta, perlu dilakukan analisis terkait kebutuhan perjalanan, jumlah sarana, dan pola operasi baru untuk relasi yang diperpanjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah kebutuhan sarana, headway yang dibutuhkan, serta frekuensi perjalanan kereta pada saat MRT Jakarta fase 2A mulai beroperasi dalam bentuk Gapeka. Metode yang digunakan oleh penulis dalam membuat usulan rencana pola operasi menggunakan rumus headway digunakan untuk menentukan interval waktu antar kereta yang berurutan, kapasitas lintas untuk mengetahui kemampuan jalur dalam menampung volume lalu lintas kereta, dan frekuensi kereta api untuk menentukan berapa banyak kereta harus beroperasi guna memenuhi kebutuhan penumpang. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan perjalanan, pada jam sibuk digunakan headway 3 menit, hal ini memungkinkan peningkatan frekuensi keberangkatan kereta untuk mengakomodasi lonjakan penumpang dan pada jam non-sibuk digunakan headway 7 menit, yang memungkinkan penggunaan sumber daya yang lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas layanan. Dari analisis kebutuhan sarana yang disesuaikan dengan pola operasi baru, dibutuhkan 36 rangkaian kereta siap guna dan 31 rangkaian kereta siap operasi untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat sehari-hari, dengan setiap rangkaian terdiri dari 6 kereta. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk jadwal perjalanan dan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) menggunakan aplikasi Jtraingraph.

Kata Kunci : pola operasi kereta api, kebutuhan perjalanan, kebutuhan sarana, grafik perjalanan kereta api (Gapeka), Jtraingraph

Social Bookmarking

Document Viewer

Citation

Athallah Arya Atmaja, Endas Setyo Darmawan, Hendriani Curtinawati, “Kajian Pola Operasi Kereta Api MRT Jakarta Fase 2A (Stasiun Lebak Bulus – Stasiun Jakarta Kota),” Repository PPI Madiun, accessed July 22, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/1136.