Analisis Load Factor Perjalanan KRL Commuter Line Lintas Stasiun Yogyakarta – Palur
Dublin Core
Title
Analisis Load Factor Perjalanan KRL Commuter Line Lintas Stasiun Yogyakarta – Palur
Creator
SALSABILA DWILANI PUTRI
NIT : 2140682
NIT : 2140682
Type
Tugas Akhir
Abstract
Transportasi kereta api memainkan peran penting dalam mobilitas masyarakat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, menjadi moda transportasi yang efisien dan andal. Dengan semakin tingginya permintaan akan transportasi yang cepat dan terjangkau, pengoperasian KRL Commuter Line Yogyakarta-Palur pada tahun 2021 menggantikan layanan KRD Prambanan Ekspres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis load factor penumpang pada KRL Yogyakarta-Palur, khususnya dalam perbandingan antara hari kerja (weekdays) dan hari libur (weekend), serta perbedaan antara jam sibuk (peak hour) dan jam tidak sibuk (off peak hour). Analisis ini penting untuk mengetahui efektivitas operasional KRL dan mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan dalam kapasitas dan frekuensi perjalanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data sekunder yang diperoleh dari PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), meliputi data load factor per nomor KA, serta frekuensi perjalanan. Data tersebut dianalisis untuk menganalisis load factor KRL Yogyakarta-Palur dan mengidentifikasi pola penggunaan kereta oleh penumpang selama weekdays dan weekend maupun saat jam sibuk dan jam tidak sibuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata load factor KRL Yogyakarta-Palur pada hari kerja adalah 60%, sedangkan pada hari libur mencapai 81%. Load factor tertinggi terjadi pada weekend dengan nilai 129%, sedangkan load factor terendah terjadi pada weekday dengan nilai 39%. Selain itu, pada hari kerja, rata-rata load factor saat jam sibuk mencapai 99% dan 30% pada jam tidak sibuk. Sebaliknya, pada hari libur, rata-rata load factor saat jam sibuk mencapai 124% dan 38% pada jam tidak sibuk. Hasil ini menunjukkan bahwa pemanfaatan KRL cenderung lebih tinggi pada hari libur dan saat jam sibuk, yang mengindikasikan adanya peningkatan permintaan perjalanan pada waktu-waktu tersebut. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya penyesuaian operasional KRL, seperti penambahan frekuensi perjalanan atau rangkaian kereta pada saat jam sibuk, terutama di akhir pekan, untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang yang lebih tinggi. Sebaliknya, pengurangan jumlah perjalanan pada jam tidak sibuk dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan efisiensi operasional. Rekomendasi yang diberikan meliputi penambahan rangkaian kereta pada jam-jam sibuk dan penyesuaian jadwal perjalanan untuk mengakomodasi fluktuasi volume penumpang, serta peningkatan infrastruktur stasiun untuk mendukung kenyamanan penumpang.
Kata kunci: KRL Yogyakarta-Palur, load factor, weekdays, weekends, peak hour, off peak hour, kapasitas angkut, efisiensi operasional.
Kata kunci: KRL Yogyakarta-Palur, load factor, weekdays, weekends, peak hour, off peak hour, kapasitas angkut, efisiensi operasional.
Social Bookmarking
Document Viewer
Citation
SALSABILA DWILANI PUTRI
NIT : 2140682
, “Analisis Load Factor Perjalanan KRL Commuter Line Lintas Stasiun Yogyakarta – Palur,” Repository PPI Madiun, accessed July 4, 2026, https://repository.ppi.ac.id/items/show/1025.
